Hooters Casino dan Hotel adalah sebuah resort hotel kasino di dalam satu gedung yang berada di daerah Las Vegas di Paradise, Nevada, negara Amerika Serikat. Resot ini adalah kepunyaan Trinity Hotel Investor dan dioperasikan oleh Navegante Group. Berada di Strip bersebelahan dengan Tropicana dan di seberang jalan terdapat MGM Grand Las Vegas. Hotel ini mempunyai 696 kamar dengan luas kasino 3.300 m2.

Pada awalnya merintis, hotel ini didirikan oleh pihak Nevada Corp dengan menghabiskan dana sekitar US$ 8 juta dan dibuka untuk umum pada tahun 1973 dengan nama Howard Hotel. Namun 2 tahun kemudian Oesterle Nevada Corp mengalami kebangkrutan sehingga harus menjual asset resort ini ke Eureka Savings and Loan seharga US$ 7,6 juta. Menurut sumber yang dilansirkan, resort ini kemudian dijual lagi kepada Mr.Bernard Namerov yaitu mantan pemilik kasino Riviera seharga US$ 10 juta, beliau berencana untuk menambah kasino kecil dan mengganti nama resort ini menjadi Paradise Hotel. Namun, tak lama kemudian proyek ini pun bangkrut.

Pada tahun 1989, seorang pengusaha dan industrialis dari Jepang, Sukeaki Izumi membeli resort ini dan merenovasi Paradise Hotel dengan design Italia dan kemudian mengganti namanya menjadi Hotel San Remo. Ia merogoh kocek hingga US$ 30 juta untuk membeli dan merenovasi ulang resort tersebut. Dari hasil renov tersebut terciptalah 711 kamar sementara dan ruangan kasino seluas 3.000 m2.

Melihat keuntungan yang banyak, perusahaan Izumi yaitu Eastern & Western Hotel Corp, mulai mencari peluang untuk menanam saham dunia perhotelan dan Izumi berminat mengambil keuntungan dari daerah persimpangan Tropicana dan Las Vegas Blvd. Tak lama berselang, pihak Hooters of America menyatakan ketertarikan mereka akan property San Remo kemudian mengusulkan untuk membuat perusahaan joinan dengan target membangun kembali San Remo sebagai Hooters Casino and Hotel. Perjanjian dibuat dan pihak Hooters bersedia menerima pendapatan 2% sebagai royalty.

 border=

Hooters melansirkan untuk mendesign ulang semua property termasuk meningkatkan kasino dalam resort Hooters agar bisa bersaing dengan resort lainnya, diperkirakan pihak Hooters menghabiskan dana sebesar US$ 190 juta pada tanggal 18 April 2005. Semua kamar hotel akan direnovasi, kolam renang akan diubah menjadi tiga kali lipat lebih besar dan jumlah restoran akan meningkat sebanyak 4 – 8 restaurant. Apabila Hooters menampung sampai 8 restaurant dalam satu resort makan akan menjadi restaurant Hooters terbesar kedua di dunia. Renovasi ini mengakibatkan jumlah kamar berkurang menjadi 696 agar dapat mengubah ke kamar suite yang lebih besar.

Pada tanggal 2 Februari 2006, dengan acara Super Bowl XL, Hooters Casino Hotel resmi dibuka dengan penyambutan yang meriah tidak hanya dari masyarakat saja melainkan dari artis bintang termasuk pemain bass KISS Gene Simmons. Mantan pemilik Miami Dolphins yaitu Dan Marino membuka restoran Dan Marino’s Fine Food and Spirit Restaurant pada hari yang sama saat peresmian hotel ini dibuka.

Pada bulan Januari 2007, 155 East Tropicana menerima tawaran mendadak yang datang dari Hedwigs Las Vegas Top Tier yaitu merupakan perusahaan patungan dari NTH Advisory Group and Silverleaf Real Estate, yang berniat untuk membeli resort ini seharga US$ 225 juta (termasuk melunasi utang US$ 130 juta). Hedwigs berencana untuk mendesain ulang dan mengubah citra kasino ini menjadi “sebuah hiburan yang mempunyai gaya dan kenyamanan hidup berbasis hotel batik”. Alasan tersebut diunggah karena Hedwigs menilai kinerja Hooters yang buruk akan mengancam masa depan bisnis ini. Namun kesepakatan ini batal pada bulan Juni 2008 dikarenakan Hedwigs gagal melakukan pembayaran.

Seiring dengan berjalannya waktu dan maraknya persaingan, Hooters pun mengalami masalah keuangan. Pendapatan menurun menjadi alasan pihak Hooters untuk mencari pinjaman kepada Canpartners Realty Holding Co. Kemudian di tahun 2011 Hooters dilansirkan mengalami kebangkrutan sehingga resort ini pun akhirnya dilelang kepada banyak pihak. Namun Navegante Grup berminat untuk meminang dengan mengelola operasi kasino, sedangkan Canyon Capital sibuk mencari pihak yang ingin mengambil alih dan mengubah citra resort ini.

Di bulan Mei 2015, Canyon Capital secara sah mengumumkan resort Hooters dijual kepada Trinity Hotel Investor yang berada di New York seharga US$ 70 juta. Trinity diharapkan untuk bisa mendongkrak kembali popularitas The Hooters.