Judi ternyata sudah ada sejak jaman dulu kala. Paling tidak unsur-unsur yang terdapat dalam perjudian sudah ada sejak ribuan tahun silam. Unsur utama dalam perjudian yaitu adanya unsur menebak sesuatu atau gambling. Pada jaman primitif, judi diimplementasikan dalam bentuk ramalan terhadap masa depan oleh dukun atau paranormal pada waktu itu. Ramalan itu dilakukan menggunakan benda-benda seperti tongkat, batu, ataupun tulang hewan yang dilemparkan ke atas dan dijatuhkan ke tanah. Kemudian bangsa mesir kuno pada jaman dahulu juga sudah mengenal judi dengan menggunakan jari tangan untuk ditebak apakah jari yang disembunyikan jumlahnya ganjil atau genap. Di Kerajaan Romawi kuno telah dikenal permainan dadu yang menjadi kegemaran raja-raja pada waktu itu.

Permainan kartu yang lahir di Cina dibawa ke Eropa pada sekitar abad ke-14 dan mulai berkembang pesat sebagai permainan yang digemari masyarakatnya. Dan pada abad 15 lotre mulai diperkenalkan di Inggris oleh Ratu Elizabeth I untuk meningkatkan uang pemasukan negara. Kemudian di Indonesia sendiri, judi sudah dikenal dari jaman kerajaan yaitu dengan adanya sabung ayam. Dan judi mulai berkembang pada masa penjajahan Belanda di mana mereka mendirikan tempat-tempat perjudian untuk mendapatkan pajak yang banyak guna meningkatkan pendapatannya di Indonesia. Setelah itu langkah ini pun diikuti oleh para pengusaha besar untuk mengembangkan sentra-sentra perjudian pada masa itu.